Monthly Archives: January 2015

Magic vs Mekanik, Abstrack vs Exact

Magic vs Mekanik, Abstrack vs Exact
Catatan Wawan Setiawan
—–

Pemahaman manusia tentang alam dan kehidupan, memang berbeda beda, sama juga dengan setiap manusia, tidak ada yang sama, dan masing masing mempunyai bakat dan kemampuan yang berbeda beda.

Manusia zaman dulu, mengenal alam dalam persepsi magical, namun sejak era Newton, manusia semakin mengenal ilmu mekanikal. Dari era Newton inilah maka potensi manusia terhadap mekanik semakin berkembang, sehingga muncullah ilmu natural science.

Sejak era Newton, persepsi manusia terhadap alam juga berubah, Descartes menyatakan bahwa alam dan manusia adalah sebuah mesin besar mekanis. Kalau kita mengenal manusia dari persepsi biological dan neuroscience tentu saja manusia adalah sebuah mesin biologi dengan reaksi kimia mekanis.

Namun pembentukan persepsi manusia terhadap alam ini dari sudut pandang materialism, juga berbeda beda, karena struktur otak dan tubuh manusia tidak ada yang sama, sehingga membentuk potensi dan bakat masing masing.

Termasuk dalam hal imajinasi, ada manusia yang berbakat imajinasi abstrack, namun ada juga manusia yang sangat berbakat untuk imajinasi exact.

Albert Einstein dan rata rata fisikawan engineering seperti Richard Feynman adalah orang orang yang mempunyai imajinasi exact tingkat tinggi.

Mereka discover pengetahuan/knowledge atau problem solving dengan intuisi dan imajinasi tapi bersifat exact, dan bukan abstract.

Anda bisa imagine, ketika Feynman melakukan problem solving kasus meledaknya Challenger 1985, dengan puluhan ribu data, Feynman mampu menjelaskan problem di Chalenger dan secara exact terbukti benar.

Ilmu engineering adalah ilmu yang paling empiris, bagi saya jauh lebih seksi daripada science, meski engineering adalah anak kandungnya science, dan saya juga semakin mudah memahami komputer dan turunannya setelah belajar computer science.

Untuk itulah, sekali lagi setiap manusia punya bakatnya sendiri sendiri, saya pribadi memandang alam dan manusia sebagai sebuah susunan atom mekanikal, dan memilih menyukai imajinasi exact yang concrete daripada imajinasi abstract,

Namun setiap pilihan, kelebihan, mengandung konsekuensi tersendiri, saya tidak menyukai dan gagal paham deskripsi abstract yang tidak materialistis, karena persepsi saya terhadap alam semesta, bahwasanya kita hidup didalam material world yang bekerja secara mekanis.

Kita sebagai manusia hanya bisa menghormati keyakinan dan pandangan masing masing, dan tidak etis untuk memaksakan pandangan dan keyakinan kita terhadap orang lain, karena kemampuan dan potensi otak manusia berbeda beda, ada yang menonjol dan menyukai magical dan abstract, namun ada juga yang menonjol dan berpotensi kuat menyukai mekanikal dan exacta concrete.

—-
wawan@baliooo.com
Creativity, the real power to change the world

Bandung, 1 Februari 2015, 05.42 WIB

Advertisements

Imagination is more important than Knowledge

Imagination is more important than Knowledge
Catatan Wawan Setiawan
—–

Pagi tadi saya berdiskusi dengan seorang perempuan yang memilih meninggalkan saya karena menganggap saya manusia unreligious.

Kemudian saya diminta membaca tulisan, deskripsi, imajinasi tentang tuhan. Ok, saya bersedia membacanya, dan kemudian saya memberitahunya,

Setiap orang itu berbeda beda, saya telah membaca deskripsi imajinasi tentang tuhan, yang digambarkan via math, logic atau apalah, tapi hanya satu kesimpulan saya, orang tersebut sangat ahli merangkai kata, indah dalam berbahasa dan imajinasi, tapi hanya satu kelemahannya, bahwa imajinasinya hanya sebatas layak dan enak untuk dinikmati, dan sama sekali bukan imajinasi yang bersifat “engineerable” atau ‘executable”

Lalu saya di judge sebagai orang yang kering imajinasi, sebagaimana orang teknologi lainnya. Dipikir orang teknologi itu hanya engineer lapangan saja. Lalu saya menjelaskan, saya 20 tahun di Industry IT, pernah kuliah Teknik Informatika 2 tahun saja dengan membawa 2 piala juara karya tulis ilmiah, lalu bekerja di tahun 1994 di ISP Meganet Surabaya, dan tahun 2011 mengambil kuliah online computer science. Masa kecil saya juga menyukai elektronik dan coding, saya mendapat sertifikasi coding Basic dan Pascal di umur 14 tahun,

Lalu saya jelaskan, orang orang teknologi sebenarnya juga penuh imajinasi, dan imajinasi mereka imajinasi materialistis ( bukan masalah uang, tapi secara material memperlihatkan kenyataan ). Saya bekerja dalam industry Internet Service Provider sudah 20 tahun, dari ngurus dial up, ISDN, sampai era saat ini era IP Transit. Sudah sejak 10 tahun yg lalu sebenarnya saya hampir tidak pernah berhadapan langsung dengan server, saya hanya memegang ipad dan iphone, dan mencatat detail setiap data network, dan secara imaginary berusaha memahami network agar ketika terjadi masalah bisa problem solving tanpa harus didepan NOC Server langsung.

Saya belum pernah melihat NOC server saya sendiri yang mulai saya bangun kembali tahun lalu, saya hanya mencatat bendanya apa saja, kabel kabel-nya masuk ke swicth port berapa saja, ip yang dipasang berapa, vlan-nya variable apa saja, dan data data teknis lainnya.

Lalu secara konseptual saya bisa berdikusi untuk problem solving,

Bekerja seperti ini, sudah saya lakukan sejak 10 tahun yang lalu sejak di PT. Media Broadband Asia, yang berbisnis internet satellite dan route internasional voice over ip. Saya hampir tidak pernah berada di depan mesin, tapi sering mendapat telephone dari engineer untuk problem solving, saya meminta data data yang dihadapi, lalu secara imajinari konseptual saya mencoba mencari kesalahannya untuk di solve.

Asyiknya main di dunia IT adalah kekuatan imajinasi kita terukur, executable, engineerable, dan tentu saja obyektif karena bisa dibuktikan kebenarannya secara empiris oleh orang banyak.

Anda tentu sering mendengar kata kata paling dahsyat dari Albert Einstein, yaitu “Imagination is more important than knowledge”, Einstein juga termasuk genius imaginary engineerable, karena imajinasi e=mc^2 proven dan Einstein ditunjuk untuk mengepalai proyek Nuklir Manhattan dimana juga melibatkan fisikawan handal Richard Feynman dan Oppenheimer.

Fisikawan seperti Feynman juga lebih sadis, menyatakan sains yang tidak engineerable bukanlah sains, tapi pseudo,

Akhir kata, saya menyarankan untuk tidak menjudge mana yang lebih baik atau buruk, setiap orang berbeda beda, ada yang hobby berimajinasi dengan math, logic, tanpa bisa dibawa ke ranah engineering material, saya pikir orang orang seperti ini adalah seniman murni, seniman yang merangkai kata, dan imajinasi dengan indah, dan karyanya hanya untuk sekedar dinikmati saja, seperti penulis puisi, pencipta lagu, penulis novel, dlsb. Mungkin orang genius seperti ini seperti Leonardo Da Vinci, Kahlil Gibran, Pablo Picasso,

namun perlu diketahui bahwa para teknolog dan saintis exact juga menggunakan imajinasinya, seperti Albert Einstein, Richard Feynman, Steve Jobs, Mark Zuckerberg, dan imajinasi mereka engineerable dan executable.

Saya juga yakin, bahwa banyak orang seperti saya, bahkan jauh lebih jago daripada saya, mempunyai skill memadai untuk problem solving tanpa harus didepan bendanya, tapi melalui abstraksi imajinasi, lalu mengetahui dimana letak salahnya dan melakukan koreksinya, dan asiknya, itu secara obyektif terbukti,

Sekali lagi, setiap orang punya bakat masing masing, ada yang suka berimajinasi hanya untuk dinikmati, seperti puisi, lukisan, novell, …namun ada juga orang seperti saya, yang menggunakan kekuatan imajinasii dan kreativitas-nya untuk teknologi, dan engineerable serta executable, dan secara empiris obyektif bisa dibuktikan oleh banyak orang

Tapi semua telah terjadi, dengan bakat saya yang lebih sering menggunakan imajinasi untuk teknologi dan problem solving yang real, saya telah menjadi duda untuk ke-empat kali-nya

Namun saya menekankan sekali lagi, bahwa setiap orang mempunyai bakat dan kemampuan berbeda beda, meski itu bakat imajinasi, tapi bisa imajinasi yang berbeda, ada yg menggunakan imajinasinya untuk seni yang hanya asik dan nikmat untuk dinikmati, dan ada yg menggunakan imajinasinya untuk inovasi teknologi dan problem solving. Dan saya masih ingat boss saya di Jalawave Yogya dulu menjuluki saya sebagai seniman teknologi,


wawan@baliooo.com
Creativity, the real power to change the world

Bandung, 31 Januari 2015, 17.00 WIB

Membandingkan desain sistem negara dan operating system komputasi

Membandingkan desain sistem negara dan operating system komputasi
Catatan Wawan Setiawan

Secara philosophical, desain ekonomi dan operating system, saya gambarkan hampir sama. Sistem ekonomi Sosialis Komunis yang pernah diterapkan di Russia dan China, default mode-nya sangat tertutup, baru kemudian beberapa sektor hilir di liberalisasi/dibuka

Gambaran ini seperti kernel Windows, mulai Windows NT (New Technology) mulai menggunakan teknologi pre-emptive, baru kemudian layer atasnya di-liberalisasi.

Operating system Windows modern, secara default juga sangat tertutup, baru kemudian sebagai pengguna kita membuka port port tertentu yang akan digunakan

Sedangkan Operating System Linux, anda bisa punya kewenangan untuk memodifikasi sampai kernelnya, dan secara default mode ini sistem terbuka, baru kemudian kita menutup port port yang membahayakan.

Russia dan China, pada dasarnya, dari sistem sosialisme komunisme yang sangat sentralistik dan tertutup, tentu kita masih ingat dulu China disebut sebagai negara “Tirai Bambu” karena menutup diri, dan ketika mereka adaptasi zaman dengan membuka diri, mereka juga me-liberalisasi beberapa sektor terutama di sektor hilir.

Jadi in philosophical, Russia dan China secara default adalah kernel tertutup dan sentralistik, baru beberapa sektor hilir atau layer atas di-liberalisasi/dibuka, namun layer bawah tetap dikuasai dan di-drive oleh negara, ini seperti sektor hulu energy oil dan gas.

Sedangkan ekonomi barat, terutama Amerika, secara default dulu benar benar liberal/terbuka, baru ketika ada krisis mereka mulai melakukan intervensi intervensi ekonomi.

***

Disini, kita dihadapkan kepada dua pilihan philosophical, kernelnya Liberal atau free market, baru kemudian untuk fleksibilitas perkembangan situasi dan kondisi zaman, negara melakukan intervensi intervensi ekonomi di beberapa sektor

atau

Secara kernel adalah sosialis pre-emptive, dengan peran sentral negara, baru kemudian secara fleksibilitas ekonomi untuk menyesuaikan perkembangan zaman dan akselerasi ekonomi, maka negara melakukan liberalisasi di beberapa sektor hilir (layer atas) agar memicu pertumbuhan ekonomi kreatif.

Secara philosophical, saya memilih desain kernel Sosialis, negara mengambil peran sentral ekonomi, dan membuka fleksibilitas melakukan liberalisasi di beberapa sektor hilir (layer atas) untuk industry kreatif dan teknologi,

Philosophical Sosialis ini seperti Operating System Windows dan Apple, mereka mengunci kernelnya dan memberi fleksibilitas liberalisasi layer atas atau aplikasi hilir,

sedangkan ekonomi Liberal Free Market justru seperti Linux atau Android, bebas bisa dimodifikasi kernel/landasan dasarnya, seperti Rupad dan Yotaphone, menggunakan dan memanfaatkan Android yang telah dimodifikasi sendiri di sektor kernel. Hal yang tidak mungkin bisa dilakukan di Windows Kernel dan IOS Kernel.

Dan hasilnya?

seperti kita tahu, Android kestabilannya jauh lebih rentan daripada IOS Apple dan Windows, karena terlalu open bahkan sampai di level kernel/landasan dasar.

***

Untuk mudahnya, gambaran pilihan philosophical-nya adalah

1. Defaulf Mode kernel tertutup, sentralistik, pre-emptive, baru secara adjustment melakukan liberalisasi/dibuka, bisa mulai sektor hilir industry kreatif dan teknologi

Default kernel ditutup, baru membuka/meliberalisasi beberapa port untuk memicu akselerasi ekonomi

2. Default Mode kernel terbuka/free market/liberal, baru secara adjustment negara melakukan intervensi intervensi

Default kernel dibuka, baru setelah ada masalah maka menutup beberapa port/intervensi ekonomi

Anda memilih yang mana?

—–
wawan@baliooo.com
Creativity, the real power to change the world

Bandung, 21 Januari 2015, 08.00 WIB

Perkembangan Sekuriti Data

Perkembangan Sekuriti Data
Catatan Wawan Setiawan

preface:
tulisan ini crowd data yang akan masih saya olah lagi, dari mempelajari trend perkembangan sekuriti data, tulisan ini juga saya tulis di perjalanan kereta dari solo ke bandung, perjalanan kereta bagi saya saat ini cukup menyenangkan, karena dengan perangkat audio yg bagus, headset berkualitas, soundcloud, serta akses internet, sambil mendengarkan music saya masih bisa produktif untuk melakukan sesuatu

tulisan ini juga akan saya jadikan tema teknovasi Sboteve atau siaran di radio Bandung mendatang, untuk promote Baliooo Indomaya, yang bisnis utamanya adalah IT terutama Internet Service, yang bulan depan semoga sudah beroperasi lancar di kota kota besar di pulau Jawa

Akhir akhir ini, Edward Snowden yang saat ini tinggal di Russia dan kemungkinan besar sudah direkrut oleh FSB Russia, membocorkan bahwa pemerintah Amerika melalui NSA menyadap semua komunikasi data di Internet. Operasi ini disebut sebagai PRISM. Operasi PRISM tidak hanya melakukan penyadapan terhadap lalu lintas Internet yang dikuasai oleh Amerika, tapi juga NSA punya wewenang untuk masuk ke database giant Silicon Valley, seperti Facebook, Google, Apple, dlsb.

Snowden juga membocorkan bahwa pemerintah Amerika pernah menyadap telephone Angela Merkel, kanselir Jerman, dan mantan Presiden Dmitry Medvedev ketika di London. Snowden juga mengatakan bahwa pemerintah Amerika juga menyadap pejabat pejabat Indonesia.

Untuk Indonesia, seperti kita tahu, nggak akan berani melawan Amerika, sedangkan Merkel menelpon Presiden Obama untuk masalah ini. Russia sendiri tidak akan protes ke Presiden Obama, karena itu juga sebenarnya sama gobloknya dan bukan solusi.

DUMA, atau parlemen Russia, dari seorang wakil rakyat yang berasal dari United Party Russia, atau Partainya Presiden Putin, mengusulkan membuat mobilephobe yang diperlengkapi enkripsi data, dan ini dikerjakan oleh BUMN RusElectronics.

Namun di pasaran, perusahaan swasta yang menjual software enkripsi data juga sudah banyak. Cara kerja enkripsi data ini adalah mengenkripsi seluruh data yang ada di mobile phone anda, sehingga ketika anda saling mengirim data, bisa berupa email, messenger, voice, video, maka data yang terkirim telah dienkrip/diacak, dan baru dibuka atau dekrip ketika sampai di mobilephone yang anda tuju. Teknologi enkripsi data ini juga mengamankan data anda ketika mobilephone anda hilang, atau data di mobilephone anda dicuri, mereka tidak akan bisa membuka data di mobile phone anda karena semua data telah diacak. Jadi teknologi enkripsi ini bekerja dalam dua mode, yaitu mengenkripsi/mengacak data yang ada di mobilephone atau komputer/tablet anda, dan juga ketika melakukan komunikasi data.

Komunikasi voice atau pembicaraan, saat ini sudah banyak berbasis IP, misal Iphone sudah menyediakan komunikasi voice over ip atau voip yang disebut dengan Facetime, atau imessage, sebuah layanan messaging yang bukan berbasis sms yang diselenggerakan oleh operator GSM, tapi lebih ke messaging berbasis data yang diselenggarakan oleh Apple

Dengan teknologi enkripsi, maka kita tetap bisa menggunakan email Google, Yahoo, maupun messenger whatsapp, namun data kita ketika melintas ke lalu lintas internet, maka data kita diacak, dan baru bisa dibaca oleh penerima yang membuka kode acak. Pengirim data acak sebelumnya memasukan semacam kode acak untuk mengacak data yang akan dikirim, dan penerima untuk membuka kode acak harus memasukan kode yang sama. Dengan teknologi enkripsi, email email kita di Google atau Yahoo, juga akan terbaca dalam keadaan teracak, dan baru bisa terbaca normal ketika kita membuka kode acaknya. Dengan model begini, NSA meski punya kewenangan mengakses ke database Google, Yahoo, namun mereka akan mendapatkan data yang telah teracak di database Google maupun Yahoo.

Yotaphone, mobilephone produksi BUMN Russia melaju selangkah dalam inovasi keamanan data, khas negara Russia yang secara ideologis anti Amerika, yaitu membuat chip enkripsi untuk menopang software enkripsi yang akan digunakan untuk Yotaphone. Pemerintah Russia sendiri melalui DUMA telah membuat UU melarang pejabat tinggi Russia menggunakan produk teknologi dari Amerika, termasuk pemakaian Gmail, Yahoo Mail, dan untuk kasus ini ancaman pidananya 20 tahun penjara,

***
Bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia yang korupsinya terkenal akut, telah membentuk KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi, yang diperlengkapi dengan teknologi penyadapan yang terhubung ke semua operator komunikasi voice. Antashari Ashar mantan ketua KPK yang dipenjara, dulu terkenal sering ke ruang penyadapan data, namun tidak dia sadari, mobilephone-nya sendiri juga terkena sadap oleh KPK

Saya tidak mau membahas lebih lanjut sisi politis mengapa mobilephone Antashari Ashar, boss tukang sadap bisa kena sadap oleh anak buahnya sendiri.

Teknologi komunikasi, baik voice, saat ini banyak disediakan, misal saya bisa menggunakan Facetime milik Iphone, Skype, Facebook messenger, dan layanan voip lainnya, Pada dasarnya layanan voip adalah layanan data, atau voice over data, dan dengan menggunakan data atau ip based maka bisa lebih efisien,

Sebagai perbandingan, layanan voice secara normal memakan bandwidth 64k per channel, sedangkan dengan voice over data/ip dan compresi G723 bisa hanya 12K per channel, saya ketika berbisnis voip di tahun 2003-2005 mampu mereduksi sampai ke 3-5K per channel dengan sistem packet saver, yaitu payload header compression, dan header compression dikirim dan digunakan oleh paket paket data secara paralel atau bersamaan. Selain itu juga mengaktifkan Silence Suppression, ketika tidak ada suara, maka juga tidak ada data yang terkirim. Teknik lainnya, merenggangkan pengiriman data.

Dengan semakin bergesernya komunikasi voice yang melalui operator GSM atau CDMA, diganti dengan komunikasi berbasis voice over data/ip, maka teknologi enkripsi akan sangat mudah,

Selain itu, perkembangan IT, sedang ke arah WifiEverywhere, dan mesh Wifi. Seperti Apple, dengan feature Facetime, ketika jarak kita jauh, maka komunikasi Facetime bisa menggunakan Internet, namun ketika jarak antar penelpon dan yang ditelpon mendekat dan terjangkau oleh Wifi, secara otomatis koneksi komunikasi data menjadi peer to peer tanpa Internet. Teknologi ini, mengingatkan saya ketika masih menggunakan Nokia 6600 berbasis Symbian, dengan Bluetooth saya bisa mengidentifikasi teman teman yang berada di sekitar saya, dan kemudian melakukan komunikasi peer to peer.

Perkembangan teknologi seperti Facetime yang bisa merubah mode komunikasi dari Internet ke peer to peer, bisa saya ilustrasikan sebagai berikut.

Anda janjian ketemu dengan seorang teman di Jakarta, dan anda berkomunikasi data, Ketika jarak masih diatas 1 KM, maka komunikasi akan melalui Internet, entah dengan melalui wifi atau radio packet (3G/4G/5G dst)

Namun ketika jarak anda sudah dekat dan sekitar 100 meter dan terjangkau wifi, maka komunikasi akan switching menjadi peer to peer,

Yang lebih inovative lagi adalah, pengembangan komunikasi peer to peer yang dibroadcast/Mesh topologi antar pengguna.

ilustrasinya sebagai berikut

A berada 100 meter dengan B, dan B berada 100 meter dengan C
A terkoneksi wifi dengan B, dan B bisa terkoneksi wifi dengan C

A bisa mengadakan komunikasi data dengan C, melalui B, karena A dan C tidak bisa direct connection karena keterbatasan jarak pancar wifi.

Dengan kemajuan teknologi seperi ini, baik trend komunikasi data dengan mode enkrip/acak, serta komunikasi data peer to peer, maka alat penyadapan KPK yang entah berapa biaya pengadaannya, menjadi semakin tidak efektif.

Dan ini menjadi KABAR GEMBIRA bagi para pejabat di Indonesia, baik legislatif, eksekutif, maupun Yudikatif.

Bila anda seorang pejabat Indonesia, ingin menggunakan teknologi anti sadap, bisa menghubungi saya sebagai konsultan sekuriti. Saya hanya akan melayani pejabat yang berbakat untuk korupsi, saya menetapkan harga konsultasi sebesar 10% royalti dari hasil korupsi.

Korupsilah dengan cerdas dan sophisticated, semoga Tuhan memberkati,

—–
wawan@baliooo.com
Creativity, the real power to change the world…

Kereta Lodaya Solo-Bandung, 19 Januari 2015, 06.41 WIB

Perkembangan Sekuriti Data

Perkembangan Sekuriti Data
Catatan Wawan Setiawan

preface:
tulisan ini crowd data yang akan masih saya olah lagi, dari mempelajari trend perkembangan sekuriti data, tulisan ini juga saya tulis di perjalanan kereta dari solo ke bandung, perjalanan kereta bagi saya saat ini cukup menyenangkan, karena dengan perangkat audio yg bagus, headset berkualitas, soundcloud, serta akses internet, sambil mendengarkan music saya masih bisa produktif untuk melakukan sesuatu

tulisan ini juga akan saya jadikan tema teknovasi Sboteve atau siaran di radio Bandung mendatang, untuk promote Baliooo Indomaya, yang bisnis utamanya adalah IT terutama Internet Service, yang bulan depan semoga sudah beroperasi lancar di kota kota besar di pulau Jawa

Akhir akhir ini, Edward Snowden yang saat ini tinggal di Russia dan kemungkinan besar sudah direkrut oleh FSB Russia, membocorkan bahwa pemerintah Amerika melalui NSA menyadap semua komunikasi data di Internet. Operasi ini disebut sebagai PRISM. Operasi PRISM tidak hanya melakukan penyadapan terhadap lalu lintas Internet yang dikuasai oleh Amerika, tapi juga NSA punya wewenang untuk masuk ke database giant Silicon Valley, seperti Facebook, Google, Apple, dlsb.

Snowden juga membocorkan bahwa pemerintah Amerika pernah menyadap telephone Angela Merkel, kanselir Jerman, dan mantan Presiden Dmitry Medvedev ketika di London. Snowden juga mengatakan bahwa pemerintah Amerika juga menyadap pejabat pejabat Indonesia.

Untuk Indonesia, seperti kita tahu, nggak akan berani melawan Amerika, sedangkan Merkel menelpon Presiden Obama untuk masalah ini. Russia sendiri tidak akan protes ke Presiden Obama, karena itu juga sebenarnya sama gobloknya dan bukan solusi.

DUMA, atau parlemen Russia, dari seorang wakil rakyat yang berasal dari United Party Russia, atau Partainya Presiden Putin, mengusulkan membuat mobilephobe yang diperlengkapi enkripsi data, dan ini dikerjakan oleh BUMN RusElectronics.

Namun di pasaran, perusahaan swasta yang menjual software enkripsi data juga sudah banyak. Cara kerja enkripsi data ini adalah mengenkripsi seluruh data yang ada di mobile phone anda, sehingga ketika anda saling mengirim data, bisa berupa email, messenger, voice, video, maka data yang terkirim telah dienkrip/diacak, dan baru dibuka atau dekrip ketika sampai di mobilephone yang anda tuju. Teknologi enkripsi data ini juga mengamankan data anda ketika mobilephone anda hilang, atau data di mobilephone anda dicuri, mereka tidak akan bisa membuka data di mobile phone anda karena semua data telah diacak. Jadi teknologi enkripsi ini bekerja dalam dua mode, yaitu mengenkripsi/mengacak data yang ada di mobilephone atau komputer/tablet anda, dan juga ketika melakukan komunikasi data.

Komunikasi voice atau pembicaraan, saat ini sudah banyak berbasis IP, misal Iphone sudah menyediakan komunikasi voice over ip atau voip yang disebut dengan Facetime, atau imessage, sebuah layanan messaging yang bukan berbasis sms yang diselenggerakan oleh operator GSM, tapi lebih ke messaging berbasis data yang diselenggarakan oleh Apple

Dengan teknologi enkripsi, maka kita tetap bisa menggunakan email Google, Yahoo, maupun messenger whatsapp, namun data kita ketika melintas ke lalu lintas internet, maka data kita diacak, dan baru bisa dibaca oleh penerima yang membuka kode acak. Pengirim data acak sebelumnya memasukan semacam kode acak untuk mengacak data yang akan dikirim, dan penerima untuk membuka kode acak harus memasukan kode yang sama. Dengan teknologi enkripsi, email email kita di Google atau Yahoo, juga akan terbaca dalam keadaan teracak, dan baru bisa terbaca normal ketika kita membuka kode acaknya. Dengan model begini, NSA meski punya kewenangan mengakses ke database Google, Yahoo, namun mereka akan mendapatkan data yang telah teracak di database Google maupun Yahoo.

Yotaphone, mobilephone produksi BUMN Russia melaju selangkah dalam inovasi keamanan data, khas negara Russia yang secara ideologis anti Amerika, yaitu membuat chip enkripsi untuk menopang software enkripsi yang akan digunakan untuk Yotaphone. Pemerintah Russia sendiri melalui DUMA telah membuat UU melarang pejabat tinggi Russia menggunakan produk teknologi dari Amerika, termasuk pemakaian Gmail, Yahoo Mail, dan untuk kasus ini ancaman pidananya 20 tahun penjara,

***
Bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia yang korupsinya terkenal akut, telah membentuk KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi, yang diperlengkapi dengan teknologi penyadapan yang terhubung ke semua operator komunikasi voice. Antashari Ashar mantan ketua KPK yang dipenjara, dulu terkenal sering ke ruang penyadapan data, namun tidak dia sadari, mobilephone-nya sendiri juga terkena sadap oleh KPK

Saya tidak mau membahas lebih lanjut sisi politis mengapa mobilephone Antashari Ashar, boss tukang sadap bisa kena sadap oleh anak buahnya sendiri.

Teknologi komunikasi, baik voice, saat ini banyak disediakan, misal saya bisa menggunakan Facetime milik Iphone, Skype, Facebook messenger, dan layanan voip lainnya, Pada dasarnya layanan voip adalah layanan data, atau voice over data, dan dengan menggunakan data atau ip based maka bisa lebih efisien,

Sebagai perbandingan, layanan voice secara normal memakan bandwidth 64k per channel, sedangkan dengan voice over data/ip dan compresi G723 bisa hanya 12K per channel, saya ketika berbisnis voip di tahun 2003-2005 mampu mereduksi sampai ke 3-5K per channel dengan sistem packet saver, yaitu payload header compression, dan header compression dikirim dan digunakan oleh paket paket data secara paralel atau bersamaan. Selain itu juga mengaktifkan Silence Suppression, ketika tidak ada suara, maka juga tidak ada data yang terkirim. Teknik lainnya, merenggangkan pengiriman data.

Dengan semakin bergesernya komunikasi voice yang melalui operator GSM atau CDMA, diganti dengan komunikasi berbasis voice over data/ip, maka teknologi enkripsi akan sangat mudah,

Selain itu, perkembangan IT, sedang ke arah WifiEverywhere, dan mesh Wifi. Seperti Apple, dengan feature Facetime, ketika jarak kita jauh, maka komunikasi Facetime bisa menggunakan Internet, namun ketika jarak antar penelpon dan yang ditelpon mendekat dan terjangkau oleh Wifi, secara otomatis koneksi komunikasi data menjadi peer to peer tanpa Internet. Teknologi ini, mengingatkan saya ketika masih menggunakan Nokia 6600 berbasis Symbian, dengan Bluetooth saya bisa mengidentifikasi teman teman yang berada di sekitar saya, dan kemudian melakukan komunikasi peer to peer.

Perkembangan teknologi seperti Facetime yang bisa merubah mode komunikasi dari Internet ke peer to peer, bisa saya ilustrasikan sebagai berikut.

Anda janjian ketemu dengan seorang teman di Jakarta, dan anda berkomunikasi data, Ketika jarak masih diatas 1 KM, maka komunikasi akan melalui Internet, entah dengan melalui wifi atau radio packet (3G/4G/5G dst)

Namun ketika jarak anda sudah dekat dan sekitar 100 meter dan terjangkau wifi, maka komunikasi akan switching menjadi peer to peer,

Yang lebih inovative lagi adalah, pengembangan komunikasi peer to peer yang dibroadcast/Mesh topologi antar pengguna.

ilustrasinya sebagai berikut

A berada 100 meter dengan B, dan B berada 100 meter dengan C
A terkoneksi wifi dengan B, dan B bisa terkoneksi wifi dengan C

A bisa mengadakan komunikasi data dengan C, melalui B, karena A dan C tidak bisa direct connection karena keterbatasan jarak pancar wifi.

Dengan kemajuan teknologi seperi ini, baik trend komunikasi data dengan mode enkrip/acak, serta komunikasi data peer to peer, maka alat penyadapan KPK yang entah berapa biaya pengadaannya, menjadi semakin tidak efektif.

Dan ini menjadi KABAR GEMBIRA bagi para pejabat di Indonesia, baik legislatif, eksekutif, maupun Yudikatif.

Bila anda seorang pejabat Indonesia, ingin menggunakan teknologi anti sadap, bisa menghubungi saya sebagai konsultan sekuriti. Saya hanya akan melayani pejabat yang berbakat untuk korupsi, saya menetapkan harga konsultasi sebesar 10% royalti dari hasil korupsi.

Korupsilah dengan cerdas dan sophisticated, semoga Tuhan memberkati,

—–
wawan@baliooo.com
Creativity, the real power to change the world…

Kereta Lodaya Solo-Bandung, 19 Januari 2015, 06.41 WIB

Apakah Free Market benar benar ada?

Apakah Free Market benar benar ada?
catatan Wawan Setiawan

1. Saya mencoba menelusuri tentang shale oil, berikut yang saya dapatkan.
Teknologi ini didevelop sudah sejak tahun 1990 oleh Amerika, di poin ini, secara sains, teknologi, dan inovasi, saya acungi 10 jempol buat Amerika. Mereka negara yang selalu mencari ide dan inovasi untuk menutup segala kelemahannya, terutama di sektor energi. Sebelum tergantikan oleh China, Amerika adalah importer energy, terutama oil, terbesar di dunia. Namun mereka mencari cara agar tidak menjadi konsumen energy yang besar terus menerus, sehingga Amerika develop shale oil teknologi. Shale oil sebenarnya sudah diproduksi sejak tahun 2008-an, oleh beberapa negara, tidak hanya Amerika saja, namun Amerika memang mempunyai shale oil reserved yang sangat besar.

Saat ini dengan teknologi shale oil, Amerika yang sebelumnya menjadi importer oil terbesar di dunia, saat ini menjadi exporter oil terbesar di dunia. Sekali lagi, dalam hal sains, teknologi, dan inovasi, …Amerika saya acungi 10 jempol

2. Harga Oil saat ini sekitar usd 45-50 per barrel. Apakah ini hukum free market supply dan demand sedang berjalan?

Saya jawab dengan tegas TIDAK. Yang ada adalah hukum political market, karena shale oil ekonomi-nya berada di nilai usd 60-65

Political Market adalah cara untuk membangkrutkan pesaing, seperti exporter oil besar, Russia, Iran, Venezuela, dan mayoritas negara sosialis. Selama ini hampir semua negara sosialis berbasis ekonomi exporter oil dan gas atau sektor energy.

3. Saat ini kejatuhan nilai mata uang terbesar dialami oleh Russia. Apakah ini faktor turunnya harga energy?

Faktor energy memang benar berpengaruh, tapi jatuhnya Ruble terutama disebabkan oleh sanksi ekonomi. Ini mengacu pada tahun 2008 harga minyak juga sangat rendah, yaitu usd 60-an. tapi tidak ada masalah dengan Ruble.

4. Apa yang bisa kita manfaatkan secara positif dari situasi geopolitik global?

Berita dari Russia Today kemaren menyebutkan bahwa India akan membeli Sukhoi dalam jumlah besar, karena harganya menjadi terdiskon sangat besar akibat jatuhnya Ruble Russia. Pembelian Sukhoi ini untuk mengganti pembelian Rafael Prancis.

Apabila negara Indonesia tidak dibawah kendali imperium barat, maka negara seperti China, India, Turki, yang tidak terlalu didikte barat, adalah negara yang paling beruntung, mereka bisa membeli banyak barang dari Russia berharga murah.

Secara hukum ekonomi, pasar gelap juga akan dibanjiri barang dari Russia, karena harganya bisa menjadi sangat murah akibat banyak komponen di produksi didalam negeri mereka.

Misal, saya jadi pengin membeli Yotaphone. Mobile phone buatan Russia yang menggunakan Android yang telah dimodifikasi.


wawan@baliooo.com
Solo, 16 Januari 2015, 07.36 WIB

Sosialisme, apakah suatu ideologi sempit yang hanya berorientasi terhadap masalah distribusi ekonomi?

Sosialisme, apakah suatu ideologi sempit yang hanya berorientasi terhadap masalah distribusi ekonomi?
Catatan Wawan Setiawan
—-
Selama ini, ideologi sosialisme hampir dimaknai sebagai ideologi anti thesa kapitalisme, dan juga sebagai ideologi distribusi ekonomi yang merata atau kesenjangan sosial yang saat ini methodologi pengukurannya menggunakan methoda gini co-efficient rendah.

Namun, jika mencermati karya karya Vladimir Ilyich Lenin, pendiri Komunisme Russia, …Sosialisme tidak sesempit itu.

Sosialisme yang dicita citakan Lenin memang terkesan utopia, namun ini bisa didekati, meski tidak sempura. Cita cita Sosialisme-nya Lenin, kira kira adalah dimana peradaban adalah peradaban yang ramah psikologi sosial.
Kapitalisme, atau jurang pemisah tajam distribusi ekonomi hanyalah salah satu faktor saja dari suatu terror psikologi sosial. Ini dinyatakan Lenin dalam statemennya, bahwa kejahatan didalam sosial, adalah gejala dari ekses ekses sosial.

Ekses ekses sosial inilah yang tentunya harus dieliminir didalam ideologi Sosialisme modern yang ilmiah, sehingga sosialisme modern ilmiah, tidak hanya masalah pemerataan distribusi ekonomi saja, dan di statistikal dalam methode gini-co, namun juga diukur dari tingkat kejahatan sosial yang terjadi.

Peradaban saat ini, terutama pandangan kita sedang terpusat di Eropa, dimana di Prancis baru saja terjadi kekerasan fisik selama hampir 3 hari berturut turut, lalu disusul di Jerman, terjadi demo massal cukup besar di Dresden dan penembakan di majalah yang mencetak ulang kartun Charlie Hebdo, serta disertai aksi bunuh diri seorang petinggi polisi di Prancis, yang secara formal dinyatakan depresi setelah mengetahui penembakan di Charlie Hebdo, tak pelak ini merupakan abstraksi dari kekerasan psikologi sosial yang akhirnya berbuah menjadi kekerasan fisik.
Tentu saja kita tidak ingin membangun peradaban modern yang penuh depresi sosial yang berujung kepada kekerasan fisik, yang kita bangun tentu saja peradaban yang lebih baik lagi, pembangunan atau modernisasi peradaban yang ramah psikologi sosial, dan tidak meninggalkan nilai nilai moral, etika atau agama yang positive.

Ludwig Feurbach, seorang pemula atheisme modern dari Jerman, dalam karyanya Das Wesen Der Christentum, atau “Esensi Kekristenan” menyatakan bahwa esensi untuk menjadi Kristen adalah esensi menghargai perasaan perasaan manusia lain atau perasaan sosial.

Nilai nilai kekristenan ini tampaknya yang sedang mengalami ke-luntur-an secara sistematis dan massive di barat, sehingga kekerasan sosial muncul beruntun dan meningkat.

Merujuk karya Ludwid Feuerbach, yang menyatakan bahwa esensi menjadi kristen adalah esensi tentang perasaan manusia, maka saya yakin bahwa menghina, mengolok olok keyakinan individu, atau menghina kepercayaan pihak lain, atau secara umum adalah melukai perasaan pihak lain, bukanlah sebuah nilai nilai dari esensi kekristenan,

Namun bisa saja eropa memang sedang meninggalkan nilai nilai kekristenan.

—-
wawan@baliooo.com
Solo, 13 Januari 2015, 08.00 WIB