Monthly Archives: January 2017

Evolusi dan perkembangan teknologi

Evolusi dan perkembangan teknologi
Catatan Wawan Setiawan

——–
Perkembangan science, yang mengurai kinerja alam selalu diikuti oleh perkembangan teknologi. Di bidang penemuan mekanika kuantum, kemudian diikuti oleh perkembangan nanotechnology. Evolusi selama ini kita kenal hanya merupakan ilmu yang mengurai asal usul mahluk hidup saja, tapi sebenarnya evolusi tidak sekecil itu, berkat ilmu atau pengetahuan modern evolusi, maka kita mengenal teknologi cloning, genome sequeencing ataupun rekayasa genetika atau CRISPR.

Belakangan ini, ilmuwan di bidang rekayasa genetika telah berhasil menyatukan embrio babi dan manusia dan di-inject tubuh biologis babi yang mengandung. Dalam pengamatan selama beberapa hari, sel sel manusia yang diinjekan tumbuh dan berkembang, tapi tidak efisien karena hanya sedikit sel yang tumbuh dan berkembang. Menurut ilmuwan hal ini adalah karena perbedaan evolusi manusia dan babi yang berbeda cukup jauh. Namun perkembangan ini cukup mencengangkan, karena bisa mencampur dua sel yang berlainan yaitu manusia dan babi. Percobaan sebelumnya sudah diujicoba di tikus dan berhasil. Penemuan ini tindak lanjutnya bisa menciptakan organ pankreas, ginjal, atau hati untuk dicangkok ke dalam tubuh manusia.

Penemuan ini saya rasa cukup kontroversial karena didalam perpekstive agama, percobaan ini dianggap melanggar etika. Anda bisa bayangkan bagaimana sell babi di mix dengan sell manusia dan kemudian dikembangkan melalui janin babi. Namun ilmu pengetahuan akan berkembang terus, dengan ide ide baru, semisal teknologi print 3D juga sudah harus bisa menciptakan organ mahluk hidup.

Abad 21 ini, saya pikir adalah abad dimana kemajuan sains dan teknologi sangat pesat. Selain teknologi print 3D, rekayasa genetika, ada juga di bidang fisika yaitu kuantum teleportation, atau kuantum komputer dan kuantum internet, dan di bidang IT kecerdasan buatan atau AI, dimana robot sudah mampu mengalahkan manusia dengan telak dalam permainan strategi seperti catur atau Go. Di bidang neurosains, ilmuwan telah mampu memanipulasi neuron tikus melalui optic agar tikus berubah menjadi binatang pembunuh dengan cara memanipulasi neuron-nya.

Kini kita hidup di zaman dimana kepercayaan kepercayaan lama kita, bisa kita anggap keliru, dan sains yang berjasa membuka misteri alam ini, sehingga kita juga memperoleh gambaran yang tepat terhadap alam dan mahluk hidup. Implementasi sains yang berupa teknologi juga mengarah ke hal positive, misal rekayasa genetika bisa kita manfaatkan untuk menghilangkan penyakit degeneratif atau penyakit turunan, selain itu teknologi cangkok organ binatang ke manusia bisa berkembang sangat pesat. Semua ini dihasilkan oleh kerja keras dan ide ide kreatif para ilmuwan.

Semoga di masa depan sains akan banyak membantu manusia baik dalam pemahaman akan alam atau untuk kesehatan manusia.

Advertisements

Start-up dan kapitalisasinya

Start-up dan kapitalisasinya
Catatan Wawan Setiawan
———–

Selama ini kita mengenal perusaaan yang baru saja masuk bursa dengan kapitalisasi raksasa seperti Google dan Facebook. Start up ini, atau Google di tahun 1998 baru saja menjadi thesis mahasiswa Stanford oleh Sergey Brin dan Larry Page, sedangkan mesin pencari paling popular di saat itu adalah Yahoo. Google bahkan pernah menjadi partner Yahoo didalam pencarian, kalau Yahoo tidak menemukan index pencarian maka lari ke Google. Semakin lama Google yang menggantikan peran Yahoo, menjadi mesin pencari primer. Google semakin menggurita sehingga ketika turun di bursa saham, sahamnya diawarkan cukup tinggi. Di Amerika, kapitalisasi bursa saham tidak hanya berdasar kinerja keuangan perusahaan tersebut, tapi juga berdasar besar data yang bisa di kolek oleh perusahaan tersebut.

Hal ini juga berlaku bagi Facebook, sebelumnya dalam dunia pertautan pertemanan ada Friendster yang menggurita tapi gagal dalam bursa saham. Facebook akhirnya pelan pelan menggantikan Friendster, dan cepat menggurita, di Amerika dikabarkan ada 1 billion user dari Facebook, ini belum di Eropa, maupun di Indonesia. saham Facebook dikapitalisasi dari banyaknya user yang bergabung, Facebook sendiri belum terlalu bagus kinerja keuangannya.

Kira kira beginilah cara kerja perusahaan giant Silicon Valley, mereka didukung oleh kelompok tertentu untuk bisa sukses di bursa saham meski kinerja keuangan belum begitu baik. Merek dan besarnya kolektivitas data yang mereka koleksi dianggap kapitalisasi saham. Akhir akhir ini, dengan semakin banyaknya user internet, besarnya kapitalisasi saham sangat cepat tumbuh. Seperti Facebook atau Twitter tak sampai 10 tahun untuk turun ke bursa saham dan mempunyai kapitalisasi yang besar. 10 besar orang terkaya menurut Forbes juga dikuasai oleh mereka para baron IT, seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, Sergey Brin, Larry Pages, Jeff Bezos, mereka menguasai kapitalisasi perusahaan berbasis IT.

Amerika memang menawarkan America Dream, mimpi ala Amerika untuk cepat menjadi kaya. American Dream ini terutama di bidang IT. Misal pendatang atau immigran seperti Jan Koum yang membuat Whatsapp yang kemudian dibeli oleh Facebook. Saat ini masih banyak start-up yang dibesarkan oleh Facebook maupun Google. Mereka adalah calon billionaire baru. Amerika memang satu satunya negara yang mempunyai iklim paling bagus untuk start up. Amerika juga negeri yang paling menarik bagi para visioner seperti Elon Musk, Steve Jobs dan tokoh lainnya. Amerika adalah negara yang menawarkan setiap orang berkarya di bidangnya masing masing, sehingga fisikawan Albert Einstein sampai Richard Feynman juga memilih ber-imigrasi ke Amerika, termasuk Sergey Brin pendiri Google yang masa kecilnya dihabiskan di Moscow.

Nikola Tesla, seorang jenius inventor, dari listrik AC sampai wirelesstechology juga seorang immigran dari Serbia, dan hijrah ke Amerika atas ketertarikannya dengan Thomas Alfa Edison. Kekuatan ekonomi Amerika memang utamanya di bidang inovasi teknologi. Hal ini sudah berlangsung sejak abad 18-19.

—–
Start up di Indonesia

Di Indonesia pernah booming bisnis dotcom. Dulu ada kapital dari Afrika Selatan, yaitu M-Web, pernah membangun portal berita Satunet atau Astaga dotcom. M-Web juga punya jaringan bisnis warnet di beberapa kota di Indonesia. Pada tahun 2000 detik.com sebagai portal berita online pertama dikabarkan mendapat investor baru. Hal ini saya kira menjadi bukti bahwa bisnis dotcom di Indonesia pernah berjaya.

Saat ini di Indonesia juga mula banyak start-up yang sedang di-inkubasi. Start-up yg telah berhasil meraup dana investasi million usd dari Amerika, juga sudah ada, contohnya Go-Jek. Namun di Indonesia belum pernah ada start-up yang turun di bursa saham di Indonesia yg sukses. Rata rata perusahaan IT di bursa saham Indonesia, nilai kapitalisasi-nya biasa biasa saja, bahkan boleh dibilang cukup rendah. Semoga tradisi ini segera dipecahkan, dan mulai ada start-up yang sukses di bursa saham di Indonesia. Bursa saham Indonesia selama ini masih banyak emiten yang terjun di bidang tambang dan menjadi saham yang primadona

China dan perkembangannya

China dan perkembangannya
Catatan Wawan Setiawan

—–
Diskusi ekonomi dan politik internasional, bakalan tak lepas dari peran China akhir akhir ini. China pernah dijajah oleh Inggris dan Jepang, dan masyarakatnya pernah dilenakan oleh candu. China di sekitaran awal abad 19-20 boleh dikata sebagai negara lemah miskin, dan inferior, padahal sejarah China pernah besar dibawah beberapa dinasti, seperti dinasti Ming atau dinasti Qing. China setelah merdeka, terpolarisasi antara kaum nasionalis kuomintang dan kaum Komunis Mao Tze Tung.
Perseteruan ini akhirnya dimenangkan oleh kaum Komunis Mao Tse Tung, sehingga kaum nasionalis Kuomintang pindah ke Taiwan.

Ketika dipimpin oleh ketua Mao, China melakukan revolusi budaya. Dan setelah dipimpin oleh Deng Xiaoping, China menjadi sangat fleksibel, Deng terkenal dengan kalimatnya “tidak peduli kucing berwarna hitam atau putih, yang penting bisa menangkap tikus”. Baru dibawah Deng Xiaoping China membuka diri terhadap kapitalisme, namun pemerintahannya masih mengadopsi Komunisme dan sampai saat ini peran ekonomi China masih kuat diregulasi oleh negara. Misalnya China sengaja menurunkan kurs Renminbi agar produk produk China tetap kompetitif, dan negara China mampu mencapai devisa negara sebesar USD 3 Trillion. Ekonomi atau GDP China saat ini juga terbesar nomor 2 di dunia, dengan populasi penduduk sekitar 1.4 milliar, sehingga di China populer program satu anak.

China modern atau di abad 21 ini, kemajuannya baik di bidang ekonomi atau teknologi sangat menakjubkan dan sangat melesat. Sains dan teknologi sangat maju, dan anak anak di Beijing menempati skor yang tinggi didalam PISA dalam bidang membaca tulis, mathematika, dan sains dasar. China juga sukses telah membuat Supercomputer tercepat di dunia, selain itu di China kemajuan teknologi CRISPR Cas9 cukup maju, pertama kali editing genetika terhadap manusia telah dilakukan di China.

China juga merupakan negara yang pertama kali meluncurkan satellite kuantum, hasil kerjasama dan masukan oleh pakar Kuantum dari Vienna yaitu Anton Zeilinger. Satellite kuantum ini mampu digunakan oleh kuantum internet, yang secara kecepatan jauh lebih cepat dari teknologi network konvensional berbasis silicon.

Tahun 2017 ini, atau desember 2017, rencananya salah satu pakar Biologi China bersama pakar dari Italia, Sergio Canavero, rencananya akan melakukan tranplantasi kepala terhadap ilmuwan Russia. Ini adalah tranplantasi kepala manusia pertama setelah ilmuwan melakukan tranplantasi kepala terhadap kera.

China juga negara yang sadar betul, bahwa kekuatan negara berada di kualitas pendidikan warga negara-nya, dan warga negara adalah aset vital, sehingga Presiden Xi Jin Ping menaruh perhatian yang besar terhadap pendidikan dasar. China pernah melakukan pengajaran ilmu fisika, langsung dari Internasional Space Station, atau ISS dan disiarkan langsung di sekolah sekolah dasar di China. Wang Yaping kosmonot perempuan China yang mengajar ilmu fisika terutama gravitasi. Dalam sesi ini juga ada tanya jawab dari peserta SD kepada Wang Yaping yang mengajar fisika.

Saya kira ini adalah investasi mental dan intangible, anak anak di China sudah sedari kecil dikenalkan ilmu fisika dasar terutama gravitasi langsung dari stasiun angkasa luar.

Anda bisa mengakses link dibawah untuk melihat bagaimana Wang Yaping, Kosmonot China menjelaskan ilmu fisika dasar ke 60 juta anak anak sekolah dasar di China

——-

Melihat perkembangan China, termasuk bagaimana mereka berusaha memajukan pendidikannya, saya optimis China akan menjadi negara besar, parameter ini juga didukung bahwa di China Sains dan Teknologi telah sangat maju, dalam beberapa derajad telah menyalip barat atau Amerika.

Menengok Jaminan Sosial negeri Russia

Menengok Jaminan Sosial negeri Russia
Catatan Wawan Setiawa
———–
Negeri Russia modern ada memang berasal dari pecahnya Uni Soviet. Uni Soviet menjalankan ekonomi sosialisme dengan alat produksi dikuasai oleh negara. Rakyat hanya menjadi pekerja bagi negara. Tahun 1991 Soviet pecah dan Russia via Boris Yeltsin memerdekakan diri. Namun Konstitusi dasar Russia masih banyak mengadopsi konstitusi Soviet. Misal dalam bidang pendidikan atau kesehatan. Bidang ini telah diatur di konstitusi bahwa pendidikan dan kesehatan adalah hak warganegara yang didapatkan secara gratis. Sistem ini agak berbeda dengan Indonesia dimana jaminan kesehatan harus melalui asuransi BPJS. Selain bersifat asuransi, BPJS juga melakukan penggolongan, misal kelas 1 atau kelas 2. Bagi warganegara yang tidak mampu maka negara yang akan membayar iuran BPJS.
Karena pada dasarnya, di sektor kesehatan, Rumah Sakit sebelumnya rata rata melayani swasta, maka ketika terjadi implementasi asuransi BPJS, banyak rumah sakit yang tidak siap dan antriannya menjadi banyak sehingga layanannya menjadi tidak memuaskan. Pasien juga seringkali diabaikan jikalau menggunakan asuransi BPJS.

Di negeri Russia, jaminan kesehatan ditanggung oleh negara, melalui APBN. Negeri Russia juga sudah lama meyelengarakan jaminan kesehatan gratis terhadap setiap warga negara, sehingga jumlah rumah sakit juga cukup berimbang dengan masyarakat yang memerlukan layanan kesehatan.
Selain didalam bidang kesehatan, Russia juga menjamin setiap warga negaranya mendapatkan fasilitas gratis di bidang pendidikan, sehingga literacy warganeara Russia cukup tinggi. Menurut data OECD, literacy warga negara Russia yang berumur 45 tahun ke atas tertinggi dibanding negara manapun, hal ini sebenarnya juga membuktikan bahwa rezim Komunisme sangat concern dengan kualitas pendidikan warga negara-nya.

Di Indonesia, kabarnya akan diberlakukan kembali pembayaran SPP untuk sekolah. Layanan pendidikan dan kesehatan juga disediakan oleh pemerintah provinsi, misal pemerintahan DKI Jakarta dengan kartu Jakarta Sehat dan kartu Jakarta Pintar. Hal ini saya kira jauh dari cita cita sosialisme, dimana dua bidang yang fundamental, yaitu kesehatan dan pendidikan tidak diberikan secara gratis.
Dalam perspektive saya, dua bidang vital, yaitu jaminan kesehatan dan pendidikan gratis lebih baik masuk didalam konstitusi dasar. Setiap warganegara berhak mendapatkan jaminan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas dan egaliter atau yang sederajad. Jikalau jaminan sosial masuk ke konstitusi dasar, maka pemerintah juga akan terkena kewajiban membangun sekolah dan rumah sakit agar mempunyai rasio daya tampung yang memadai bagi masyarakat.

Media dan Hoax

Media dan Hoax
Catatan Wawan Setiawan

—–

Saya berkenalan denga bisnis media, kira kira 22 tahun yang lalu atau 1995 ketika saya diterima kerja di Internet Service Provider Meganet Surabayabmilik Jawa Pos. Ketika itu server Meganet masih satu ruangan dengan server Jawa Pos, sehingga saya banyak berinteraksi dengan crew Jawa Pos. Jawa Pos ketika itu adalah koran terbesar kedua setelah koran Kompas, Jawa Pos melesat penjualanna karena berani mengangkat isu sepakbola Persebaya di halaman satu. Jawa Pos, selain menjadi koran terbesar kedua di Indonesia, juga memiliki banyak tabloid,mseperti Nyata, Bintang, Posmo, Gugat, dan Oposisi. Prinsipnya di Jawa Pos, tabloid dikomandoi oleh Bu Nani Wijaya atau pak Imawan Mashuri.

Saya sendiri sejak berinteraksi dengan kru Jawa Pos, membuat dan mendaftarkan jawapos.com untuk pertama kalinya, Tahun 1998 ketika era reformasi telah datang banyak sekali tabloid yang online di internet dengan berita yang menarik judulnya. Bekerja sama dengan Posmo grup, kami membuat portal posmo.com, portal pertama di luar jakarta yang hadir dalam 3 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Jepang. Posmo.com kami posisikan untuk bersaing dengan detik.com namun kami menggunakan jaringan berita Oposisi grup dibawah Pak Imawan Mashuri, yaitu Oposisi yang mengupas berita politik, Gugat yang mengupas berita hukum, Posmo yang mengupas dunia supranatural, dan tabloid X-files yang mengupas berita artis. Saya sendiri di portal posmo.com diangkat menjadi direktur teknik.

Pengalaman membuat portal berita ini membuat saya teringat tentang Hoax, yang merebak akhir akhir ini. Saya pernah menanyakan ke Pak Surya Aka, Direktur Utama posmo.com, “apakah mempercayai berita berita yang diproduksi oleh posmo.com tentang supranatural.” dan jawaban Pak Surya Aka di luar dugaan saya, beliau menyatakan “tidak percaya, tapi masyarakat menyenanginya dan membutuhkannya”. Masyarakat haus akan berita berita tidak masuk akal atau klenin dan posmo sukses menjadi tabloid yang menyajikan berita supranatural.

Setelah berjalan sekitar 6 bulan, Posmo.com akhirnya ditutup, menurut Pak Imawan Mashuri Posmo.com menggerogoti omset tabloid yang tinggi, selain sebagai portal belum mendapatkan margin keuntungan secara riil. Pak Dahlan Iskan rupanya tidak terlalu suka konsep start-up yang berdarah darah dulu baru mendapatkan pendanaan secara riil. Pak Dahlan saya lihat inginnya short term, kalau membangun bisnis baru sebaiknya keuntungan segera didapat.

Saat ini sisa sejarah posmos.com bisa di lihat di arsip milis Ohio Amerika,
https://www.library.ohiou.edu/indopubs/

anda bisa mengisi keyword dengan posmo untuk melihat sisa sejarah yang pernah kami bangun.

arsip:

From: webmaster@posmo.com
To:
Subject: Posmo.Com Ramaikan Bisnis Portal
Date: Sat, 15 Apr 2000 16:11:23 +0700
Posmo.Com Ramaikan Bisnis Portal

*Portal Indonesia dalam Tiga Bahasa, Diluncurkan 1 Mei
SURABAYA,- Satu lagi, situs berita dari Indonesia segera diluncurkan 1 Mei
2000 mendatang. Situs yang berpusat di Surabaya itu, diberi nama
‘Posmo.Com’. Mungkin, inilah situs berita pertama di luar Jakarta.
Didirikan oleh kelompok Oposisi, anak perusahaan Jawa Pos yang telah tiga
tahun mengelola 5 homepage berita tabloid.

Meski baru ujicoba, Posmo.Com yang menggunakan panggilan:
http://www.posmo.com–sudah mulai bisa diakses. Misalnya, pada edisi
perdananya Sabtu 15 April, menempatkan judul ‘Saya Bukan Begundal
Soeharto’ hasil wawancara dengan Ary Mardjono, sekjen KPB yang dicurigai
sebagai tangan kanan cendana itu. Juga hasil pertandingan tinju Espada v
Espinaro yang berlangsung Sabtu siang itu.

Memang, bisnis penyedia jasa internet belakangan kian marak, setelah
Detik.Com berhasil menjadi portal pertama yang sukses. Kesuksesan itu,
kemudian diikuti kemunculan Astaga.Com dan SatuNet.com yang juga
menjagokan berita sebagai andalan ‘jualan’nya.

Agak berbeda dengan tiga pendahulunya, Posmo.Com, memiliki beberapa
keunggulan. Pertama, disajikan sekaligus dalam bahasa Inggris dan Jepang.
Sehingga lebih membuka wawasan kepada netter dari manca negara yang ingin
tahu perkembangan Indonesia. Termasuk dalam memasarkan produknya ke
Indonesia dan sebaliknya. ”Tanpa menggunakan bahasa internasional, agak
sulit produk kita bisa diminati orang asing. Karena itu, kami membidik
pasar internet di Jepang, Eropa dan Amerika,” kata H Imawan Mashuri,
Direktur Utama Posmo.Com.

Keunggulan lainnya, Posmo.Com akan menggunakan jaringan kelompok tabloid
OPOSiSI, grup Jawa Pos. Misalnya,di Jakarta telah tersedia wartawan
sekitar 15 orang, kemudian Bandung, Semarang, Surabaya, Ujungpandang,
Manado dan sebagainya. ”Untuk Surabaya, tahap awal ini, kami mengerahkan
5 orang. Tetapi, bulan depan akan menjadi 10 orang,” kata Mahmud
Suhermono, Pimred Posmo.Com.

Keunggulan lainnya, rubrikasi Posmo.Com akan lebih variatif, karena semua
produk unggulan di 5 tabloid akan disajikan dalam satu web site Posmo.Com.
Misalnya, Oposan dan bawah tanahnya Oposisi. Kemudian Kamasutranya GUGAT,
Seksproblemnya X-File. ”Termasuk foto yang seksi yang belum sempat dimuat
di x-file, akan kita sajikan tanpa sensor,” kelakar H Surya Aka, direktur
Posmo.Com. Juga tersedia forum diskusi, chating, game, konsultasi hukum
dan paranormal. Rubrik musik, dangdut juga disajikan cukup komplit.
Lantas, apa targetnya? ”Kami, murni dari iklan. Baik dari dalam maupun
dari luar negeri,” tambah Aka. Pada 3 bulan pertama ini, dia mentargetkan
akan mendapatkan pemirsa sekitar 100.000 pemirsa tiap hari. Sedang 6 bulan
ke depan, ditarget 500.000 pengakses tiap hari. ***
surya_aka@posmo.com
don@jawapos.co.id

Catatan Wawan Setiawan

—–

Saya berkenalan denga bisnis media, kira kira 22 tahun yang lalu atau 1995 ketika saya diterima kerja di Internet Service Provider Meganet Surabayabmilik Jawa Pos. Ketika itu server Meganet masih satu ruangan dengan server Jawa Pos, sehingga saya banyak berinteraksi dengan crew Jawa Pos. Jawa Pos ketika itu adalah koran terbesar kedua setelah koran Kompas, Jawa Pos melesat penjualanna karena berani mengangkat isu sepakbola Persebaya di halaman satu. Jawa Pos, selain menjadi koran terbesar kedua di Indonesia, juga memiliki banyak tabloid,mseperti Nyata, Bintang, Posmo, Gugat, dan Oposisi. Prinsipnya di Jawa Pos, tabloid dikomandoi oleh Bu Nani Wijaya atau pak Imawan Mashuri.

Saya sendiri sejak berinteraksi dengan kru Jawa Pos, membuat dan mendaftarkan jawapos.com untuk pertama kalinya, Tahun 1998 ketika era reformasi telah datang banyak sekali tabloid yang online di internet dengan berita yang menarik judulnya. Bekerja sama dengan Posmo grup, kami membuat portal posmo.com, portal pertama di luar jakarta yang hadir dalam 3 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Jepang. Posmo.com kami posisikan untuk bersaing dengan detik.com namun kami menggunakan jaringan berita Oposisi grup dibawah Pak Imawan Mashuri, yaitu Oposisi yang mengupas berita politik, Gugat yang mengupas berita hukum, Posmo yang mengupas dunia supranatural, dan tabloid X-files yang mengupas berita artis. Saya sendiri di portal posmo.com diangkat menjadi direktur teknik.

Pengalaman membuat portal berita ini membuat saya teringat tentang Hoax, yang merebak akhir akhir ini. Saya pernah menanyakan ke Pak Surya Aka, Direktur Utama posmo.com, “apakah mempercayai berita berita yang diproduksi oleh posmo.com tentang supranatural.” dan jawaban Pak Surya Aka di luar dugaan saya, beliau menyatakan “tidak percaya, tapi masyarakat menyenanginya dan membutuhkannya”. Masyarakat haus akan berita berita tidak masuk akal atau klenin dan posmo sukses menjadi tabloid yang menyajikan berita supranatural.

Setelah berjalan sekitar 6 bulan, Posmo.com akhirnya ditutup, menurut Pak Imawan Mashuri Posmo.com menggerogoti omset tabloid yang tinggi, selain sebagai portal belum mendapatkan margin keuntungan secara riil. Pak Dahlan Iskan rupanya tidak terlalu suka konsep start-up yang berdarah darah dulu baru mendapatkan pendanaan secara riil. Pak Dahlan saya lihat inginnya short term, kalau membangun bisnis baru sebaiknya keuntungan segera didapat.

Saat ini sisa sejarah posmos.com bisa di lihat di arsip milis Ohio Amerika,
https://www.library.ohiou.edu/indopubs/

anda bisa mengisi keyword dengan posmo untuk melihat sisa sejarah yang pernah kami bangun.

arsip:

From: webmaster@posmo.com
To:
Subject: Posmo.Com Ramaikan Bisnis Portal
Date: Sat, 15 Apr 2000 16:11:23 +0700
Posmo.Com Ramaikan Bisnis Portal

*Portal Indonesia dalam Tiga Bahasa, Diluncurkan 1 Mei
SURABAYA,- Satu lagi, situs berita dari Indonesia segera diluncurkan 1 Mei
2000 mendatang. Situs yang berpusat di Surabaya itu, diberi nama
‘Posmo.Com’. Mungkin, inilah situs berita pertama di luar Jakarta.
Didirikan oleh kelompok Oposisi, anak perusahaan Jawa Pos yang telah tiga
tahun mengelola 5 homepage berita tabloid.

Meski baru ujicoba, Posmo.Com yang menggunakan panggilan:
http://www.posmo.com–sudah mulai bisa diakses. Misalnya, pada edisi
perdananya Sabtu 15 April, menempatkan judul ‘Saya Bukan Begundal
Soeharto’ hasil wawancara dengan Ary Mardjono, sekjen KPB yang dicurigai
sebagai tangan kanan cendana itu. Juga hasil pertandingan tinju Espada v
Espinaro yang berlangsung Sabtu siang itu.

Memang, bisnis penyedia jasa internet belakangan kian marak, setelah
Detik.Com berhasil menjadi portal pertama yang sukses. Kesuksesan itu,
kemudian diikuti kemunculan Astaga.Com dan SatuNet.com yang juga
menjagokan berita sebagai andalan ‘jualan’nya.

Agak berbeda dengan tiga pendahulunya, Posmo.Com, memiliki beberapa
keunggulan. Pertama, disajikan sekaligus dalam bahasa Inggris dan Jepang.
Sehingga lebih membuka wawasan kepada netter dari manca negara yang ingin
tahu perkembangan Indonesia. Termasuk dalam memasarkan produknya ke
Indonesia dan sebaliknya. ”Tanpa menggunakan bahasa internasional, agak
sulit produk kita bisa diminati orang asing. Karena itu, kami membidik
pasar internet di Jepang, Eropa dan Amerika,” kata H Imawan Mashuri,
Direktur Utama Posmo.Com.

Keunggulan lainnya, Posmo.Com akan menggunakan jaringan kelompok tabloid
OPOSiSI, grup Jawa Pos. Misalnya,di Jakarta telah tersedia wartawan
sekitar 15 orang, kemudian Bandung, Semarang, Surabaya, Ujungpandang,
Manado dan sebagainya. ”Untuk Surabaya, tahap awal ini, kami mengerahkan
5 orang. Tetapi, bulan depan akan menjadi 10 orang,” kata Mahmud
Suhermono, Pimred Posmo.Com.

Keunggulan lainnya, rubrikasi Posmo.Com akan lebih variatif, karena semua
produk unggulan di 5 tabloid akan disajikan dalam satu web site Posmo.Com.
Misalnya, Oposan dan bawah tanahnya Oposisi. Kemudian Kamasutranya GUGAT,
Seksproblemnya X-File. ”Termasuk foto yang seksi yang belum sempat dimuat
di x-file, akan kita sajikan tanpa sensor,” kelakar H Surya Aka, direktur
Posmo.Com. Juga tersedia forum diskusi, chating, game, konsultasi hukum
dan paranormal. Rubrik musik, dangdut juga disajikan cukup komplit.
Lantas, apa targetnya? ”Kami, murni dari iklan. Baik dari dalam maupun
dari luar negeri,” tambah Aka. Pada 3 bulan pertama ini, dia mentargetkan
akan mendapatkan pemirsa sekitar 100.000 pemirsa tiap hari. Sedang 6 bulan
ke depan, ditarget 500.000 pengakses tiap hari. ***
surya_aka@posmo.com
don@jawapos.co.id

Problema didalam pengamatan terhadap alam semesta ( mekanika kuantum )

Problema didalam pengamatan terhadap alam semesta ( mekanika kuantum )
Catatan Wawan Setiawan

——
Mengamati alam semesta memang sangat menarik, tak heran Sir Issac Newton tergugah untuk membuat rumus dan theory tentang alam semesta. Karya Newton saat ini boleh kita sebut sebagai Classical Mechanic, dan rumus serta theory-nya bekerja dengan baik pada benda makroskopik. Namun peradaban dan ilmu alam berkembang terus secara pesat, dimulai dari Planck yang mulai mengobservasi benda mikroskopik, sehingga berkembang menjadi observasi kuantum mekanika. Benda mikroskopik yang diobservasi ternyata memiliki banyak perbedaan dengan benda makroskopik, dan hasilnya benar benar di luar dugaan dan menyejutkan, sehingga fisikawan Niels Bohr mengatakan “siapa yang tidak shock terhadap mekanika kuantum, maka sesungguhnya ia tidak mengerti”. Richard Feynman sendiri juga menyatakan bahwa “tidak ada seorangpun memahami kuantum mekanika”. Saking mengejutkan dan sangat berbeda dengan sifat benda makroskopik, Bohr menyebut bahwa kuantum mekanika bukanlah sebuah mekanika.

Benda mikroskopik dari pengamatan Heisenberg bekerja secara uncertainty atau stochastic, namun Heisenberg menyatakan bahwa ini adalah hasil pengamatan manusia-nya. sehingga mungkin saja salah. Einstein juga tidak menyukai kalau kuantum mekanika berdiri diatas pengetahuan atau rumus yang uncertainty. Bagi Werner Heisenberg, fisikawan Jerman, observasi terhadap alam semesta tergantung oleh keterbatasan pengamatan manusia. Namun Feynman punya pandangan yang lain. Feynman menyatakan pengetahuan manusia tentang alam tergantung dari seberapa alam itu sendiri yang menunjukan cara kerjanya. Dalam hal ini Werner Heisenberg memang terpengaruh filsafat idealis abad 19, filsafat dimana menganggap keberadaan alam semesta tergantung oleh indera manusia, filsafat ini berlawanan dengan monism materialism yang menganggap keberadaan alam semesta ini obyektif, tanpa manusia, alam semesta ini tetap akan ada.

Meski theory kuantum mekanika banyak membawa keanehan, namun theory kuantum mekanika saat ini cukup kuat, karena bisa di implementasikan ke ranah teknologi semacam nano teknologi, atau kuantum komputing.

Sains modern dan Buddhism

Sains modern dan Buddhism
Catatan Wawan Setiawan
—-

Fisikawan Albert Einstein pernah mengatakan, bahwa kalau ada agama yang bisa merespon terhadap kemajuan zaman atau masa depan, maka itu tak pelak adalah agama Buddha. Didalam ajaran agama buddha memang ada beberapa poin yang selaras dengan sains modern. Dalai Lama 14 atau Tenzin Gyatso pernah mengundang fisikawan kuantum ke rumahnya di Dharamsala, untuk mengetahui bagaimana kemajuan ilmu fisika modern terutama di lingkup mikroscale atau kuantum, dan bagaimana kekompatibilitas-nya terhadap ajaran Buddha.

Didalam ajaran Buddha konon juga tidak mengenal penciptaan dan tuhan, Buddha adalah way of life, atau ajaran untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari, contohnya adalah seperti meditasi. Di dalam agama Buddha juga mengenal “ehipassiko” atau datang, lihat dan lalu buktikan sendiri kebenarannya baru percaya. Namun beberapa hal, misal kepercayaan reinkarnasi dan juga kepercayaan “mind over matter” saya kira bertentangan dengan sains. Dalai Lama sendiri pernah menyatakan bahwa bila ada ajaran agama Buddha yang bertentangan dengan sains, maka agama Buddha yang akan mengikuti sains.

Seperti yang telah saya tulis, didalam agama Buddha dikenal adanya “mind over matter”, atau pikiran yg menggerakan fisikal manusia. Namun dengan adanya kemajuan ilmu neuro sains, bisa dijelaskan bahwa fisik atau neuron-lah yang mengendalikan pikiran. Hal ini misalnya bisa dilihat dari percobaan yang baru saja dilakukan di Yale University Amerika, yaitu seekor tikus berubah menjadi tikus pembunuh ketika dua set neuron-nya yang mengendalikan instink untuk membunuh distimulasi oleh laser. Otak atau brain memiliki fungsi masing masing, dan didalam setiap bagian itu bisa distimulasi dengan menggunakan laser.

Gerakan dan interaksi kompleksitas neuron inilah yang membuat mind kita bekerja. Jadi kinerja pikiran atau mind sangat tergantung dengan kinerja brain atau otak. Di dalam Buddhism dikenal dengan adanya meditasi. Neurosains telah melakukan observasi effect meditasi terhadap otak, hasilnya sangat positive, bahwa orang yang bermeditasi akan lebih relax, mengurangi stress, tidak terlalu emosional, dan kesadarannya tinggi. Meditasi yang dilakukan secara rutin juga bisa membuat perubahan di otak kita. Otak kita sangat elastis, dan berubah ubah sesuai kegiatan kegiatan yang kita lakukan.

Masalah apakah materi yang menggerakan pikiran atau pikiran yang menggerakan materi/neuron sebenarnya juga pernah dibahas di abad 19, misalnya oleh Vladimir Lenin dengan buku “Materialism and Empirio-Criticsm” sub judul “Does man think with the help of the brain?” Lenin menjelaskan bahwa otak yang bekerjalah yang memproduksi pikiran kita, bukan sebaliknya. Mengutip tulisan Vladimir Lenin, “Matter is not a product of mind, but mind itself is merely the highest product of matter”. Materi atau brain-lah yang menjadi subtance dari mind atau pikiran.