Problema didalam pengamatan terhadap alam semesta ( mekanika kuantum )

Problema didalam pengamatan terhadap alam semesta ( mekanika kuantum )
Catatan Wawan Setiawan

——
Mengamati alam semesta memang sangat menarik, tak heran Sir Issac Newton tergugah untuk membuat rumus dan theory tentang alam semesta. Karya Newton saat ini boleh kita sebut sebagai Classical Mechanic, dan rumus serta theory-nya bekerja dengan baik pada benda makroskopik. Namun peradaban dan ilmu alam berkembang terus secara pesat, dimulai dari Planck yang mulai mengobservasi benda mikroskopik, sehingga berkembang menjadi observasi kuantum mekanika. Benda mikroskopik yang diobservasi ternyata memiliki banyak perbedaan dengan benda makroskopik, dan hasilnya benar benar di luar dugaan dan menyejutkan, sehingga fisikawan Niels Bohr mengatakan “siapa yang tidak shock terhadap mekanika kuantum, maka sesungguhnya ia tidak mengerti”. Richard Feynman sendiri juga menyatakan bahwa “tidak ada seorangpun memahami kuantum mekanika”. Saking mengejutkan dan sangat berbeda dengan sifat benda makroskopik, Bohr menyebut bahwa kuantum mekanika bukanlah sebuah mekanika.

Benda mikroskopik dari pengamatan Heisenberg bekerja secara uncertainty atau stochastic, namun Heisenberg menyatakan bahwa ini adalah hasil pengamatan manusia-nya. sehingga mungkin saja salah. Einstein juga tidak menyukai kalau kuantum mekanika berdiri diatas pengetahuan atau rumus yang uncertainty. Bagi Werner Heisenberg, fisikawan Jerman, observasi terhadap alam semesta tergantung oleh keterbatasan pengamatan manusia. Namun Feynman punya pandangan yang lain. Feynman menyatakan pengetahuan manusia tentang alam tergantung dari seberapa alam itu sendiri yang menunjukan cara kerjanya. Dalam hal ini Werner Heisenberg memang terpengaruh filsafat idealis abad 19, filsafat dimana menganggap keberadaan alam semesta tergantung oleh indera manusia, filsafat ini berlawanan dengan monism materialism yang menganggap keberadaan alam semesta ini obyektif, tanpa manusia, alam semesta ini tetap akan ada.

Meski theory kuantum mekanika banyak membawa keanehan, namun theory kuantum mekanika saat ini cukup kuat, karena bisa di implementasikan ke ranah teknologi semacam nano teknologi, atau kuantum komputing.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s