China dan perkembangannya

China dan perkembangannya
Catatan Wawan Setiawan

—–
Diskusi ekonomi dan politik internasional, bakalan tak lepas dari peran China akhir akhir ini. China pernah dijajah oleh Inggris dan Jepang, dan masyarakatnya pernah dilenakan oleh candu. China di sekitaran awal abad 19-20 boleh dikata sebagai negara lemah miskin, dan inferior, padahal sejarah China pernah besar dibawah beberapa dinasti, seperti dinasti Ming atau dinasti Qing. China setelah merdeka, terpolarisasi antara kaum nasionalis kuomintang dan kaum Komunis Mao Tze Tung.
Perseteruan ini akhirnya dimenangkan oleh kaum Komunis Mao Tse Tung, sehingga kaum nasionalis Kuomintang pindah ke Taiwan.

Ketika dipimpin oleh ketua Mao, China melakukan revolusi budaya. Dan setelah dipimpin oleh Deng Xiaoping, China menjadi sangat fleksibel, Deng terkenal dengan kalimatnya “tidak peduli kucing berwarna hitam atau putih, yang penting bisa menangkap tikus”. Baru dibawah Deng Xiaoping China membuka diri terhadap kapitalisme, namun pemerintahannya masih mengadopsi Komunisme dan sampai saat ini peran ekonomi China masih kuat diregulasi oleh negara. Misalnya China sengaja menurunkan kurs Renminbi agar produk produk China tetap kompetitif, dan negara China mampu mencapai devisa negara sebesar USD 3 Trillion. Ekonomi atau GDP China saat ini juga terbesar nomor 2 di dunia, dengan populasi penduduk sekitar 1.4 milliar, sehingga di China populer program satu anak.

China modern atau di abad 21 ini, kemajuannya baik di bidang ekonomi atau teknologi sangat menakjubkan dan sangat melesat. Sains dan teknologi sangat maju, dan anak anak di Beijing menempati skor yang tinggi didalam PISA dalam bidang membaca tulis, mathematika, dan sains dasar. China juga sukses telah membuat Supercomputer tercepat di dunia, selain itu di China kemajuan teknologi CRISPR Cas9 cukup maju, pertama kali editing genetika terhadap manusia telah dilakukan di China.

China juga merupakan negara yang pertama kali meluncurkan satellite kuantum, hasil kerjasama dan masukan oleh pakar Kuantum dari Vienna yaitu Anton Zeilinger. Satellite kuantum ini mampu digunakan oleh kuantum internet, yang secara kecepatan jauh lebih cepat dari teknologi network konvensional berbasis silicon.

Tahun 2017 ini, atau desember 2017, rencananya salah satu pakar Biologi China bersama pakar dari Italia, Sergio Canavero, rencananya akan melakukan tranplantasi kepala terhadap ilmuwan Russia. Ini adalah tranplantasi kepala manusia pertama setelah ilmuwan melakukan tranplantasi kepala terhadap kera.

China juga negara yang sadar betul, bahwa kekuatan negara berada di kualitas pendidikan warga negara-nya, dan warga negara adalah aset vital, sehingga Presiden Xi Jin Ping menaruh perhatian yang besar terhadap pendidikan dasar. China pernah melakukan pengajaran ilmu fisika, langsung dari Internasional Space Station, atau ISS dan disiarkan langsung di sekolah sekolah dasar di China. Wang Yaping kosmonot perempuan China yang mengajar ilmu fisika terutama gravitasi. Dalam sesi ini juga ada tanya jawab dari peserta SD kepada Wang Yaping yang mengajar fisika.

Saya kira ini adalah investasi mental dan intangible, anak anak di China sudah sedari kecil dikenalkan ilmu fisika dasar terutama gravitasi langsung dari stasiun angkasa luar.

Anda bisa mengakses link dibawah untuk melihat bagaimana Wang Yaping, Kosmonot China menjelaskan ilmu fisika dasar ke 60 juta anak anak sekolah dasar di China

——-

Melihat perkembangan China, termasuk bagaimana mereka berusaha memajukan pendidikannya, saya optimis China akan menjadi negara besar, parameter ini juga didukung bahwa di China Sains dan Teknologi telah sangat maju, dalam beberapa derajad telah menyalip barat atau Amerika.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s