Masalah Nokia

Masalah Nokia
—–

Nokia, dulu merajai pasar handphone, saya sendiri pernah mempunyai Nokia pisang, ataupun Nokia 6600 dan 7200 yg mengoperasikan sistem operasi Symbian, yg support terehadap aplikasi Java. Dengan aplikasi Symbian, saya bisa menginstall Yahoo Messenger dan juga Putty, dua aplikasi untuk bekerja, Yahoo Messenger untuk melayani customer 24 jam, sedangkan Putty untuk me-remote Linux DVB atau Receiver Satellite.

Namun memang perkembangan teknologi itu pesat, tidak diduga, alm Steve Jobs merevolusi pasar handphone, dengan menjadikan handphone sebagai smartphone, bisa digunakan untuk fungsi Komputasi, Komunikasi, dan juga Fotografi. Meski bibit bibit handphone yg digunakan sbg komputasi itu sudah ada di Nokia 9000 yg ada Wap dan email service-nya

Kembali ke Nokia, dulu saya pernah yakin bahwa Symbian adalah OS yg bakal cemerlang di masa depan, selain karena support bahasa programming Java, pengembang Symbian Nokia juga banyak, bahkan Symbian waktu itu sudah bisa menjalankan browser, yahoo messenger, putty, ataupun sebagai remote tv.

Tapi tidak diduga, Android yg awalnya dikembangkan oleh Andy Rubin, dan kemudian dibeli oleh Google, menjadi operating system yg popular bagi Smartphone yg tidak mengembangkan OS sendiri. Android sendiri, kemungkinan besar terinspirasi dan membajak interface Ios Apple, sehingga Steve Jobs pernah melabrak ke Google, ditemui oleh Eric Schmidt, Larry Page, Sergey Brin, dan juga Andy Rubin, alm. Steve Jobs komplain, interface Android dianggap sebagai menjiplak interface Iphone.

Advertisements

Microsoft

Tentang Microsoft

Saya mengenal produk Microsoft sejak SMP kelas 2, ketika itu saya menggunakan MS-DOS, dan juga menggunakan bahasa pemrograman BASIC dan PASCAL. Selanjutnya, saya juga mencoba menggunakan Windows 3.1 yg sudah punya interface GUI, tapi kernelnya belum pre-emptive multitasking, sehingga aplikasi bisa memacetkan kinerja Operating System Windows 3.1. Setelah kuliah saya mencoba menggunakan dan menulis di karya tulis kampus tentang kernel Windows 95 yg sudah mengadopsi kernel Windows NT, yaitu pre-emptive Multitasking. Didalam perkembangannya, Microsoft juga membuat Internet Explorer, browser yg diset default di OS Windows. Kiprah Microsoft di Internet cukup aggresive, Microsoft telah membeli layanan email gratis Hotmail, buatan orang India, dan juga membeli layanan voip paling baik, yaitu Skype. Skype sebagai aplikasi voip mempunyai codec sendiri, dan saya ukur, sekitar 16-32kbps. Tidak hanya itu saja, Microsoft juga mengakuisisi Bing, sebagai mesin pencari.

Kini Microsoft telah membeli produsen handphone Nokia, dan mengembangkan Nokia sebagai Smartphone yg menggunakan OS Windows. Dengan demikian Microsoft seperti halnya Google, menguasai banyak sektor, dari Smartphone, OS Windows, Bing, Hotmail, Skype, sampai ke Azure atau Microsoft Cloud. Microsoft juga tidak lupa mengembangkan AI.

Google

Google
Catatan Wawan Setiawan

Dalam hidup saya, saya telah menyaksikan bagaimana perusahaan inovasi, bisa membuat disrupsi, contohnya Google ini, Google bermula dari skripsi Larry Page dan Sergey Brin di Stanford Amerika, mereka membuat algoritma yg lebih akurat, sehingga hasil pencarian Google lebih baik.

Dulu Google pernah hanya digunakan sebagai mesin pencari secondary dari Yahoo, apabila kita mencari di Yahoo tidak ketemu, lantas secara otomatis pencarian dilakukan oleh Google. Namun seiring waktu Google semakin banyak digunakan bahkan menyalip Yahoo. Google juga memberikan fasilitas email gratis yg kuotanya sangat besar, lebih besar daripada Yahoo. Selain itu Google juga mengakuisisi Youtube, portal video online.

Saat ini, Google boleh dikatakan sebagai perusahaan monopoli, mereka selain mempunyai layanan mesin pencari, email gratis, video online, juga mengembangkan OS Android, dimana didalam Android, browser Chrome buatan Google, dan juga mesin pencari Google diset default, sehingga di Eropa hal ini dianggap sebagai monopoli yg tidak sehat. Sebagai perbandingan, browser Yandex buatan Russia, ketika kita aktifkan muncul alternatif mesin pencari Yandex atau Google di interface depan.

Google tidak hanya memonopoli Android dan browser Chrome atau mesin pencari-nya, tapi Google juga mengembangkan sosial media, yg berupa Google Plus. Selain itu Google juga dikenal sebagai perusahaan yg sangat mumpuni di bidang AI atau Artificial Intelligence, mereka mengembangkan “Driverless Car” atau sopir otomatis, bahkan Google juga membuat prototype mobil yg tidak ada sopirnya.

Google saat ini juga mengembangkan Google Pixel, atau hardware Smartphone dengan OS Android miliknya sendiri. Selain itu Google juga mengembangkan bisnis layanan broadband akses Internet dengan kecepatan 1 Gbps dengan fiber optic. Dengan demikian Google telah merambah bisnis dari hulu ke hilir, dari infrastruktur internet kabel optic, sampai ke content semacam mesin pencari, email, video server, atau Google plus. Diperkirakan dengan expansinya Google ini, terutama di pengembangan “driverless car”, maka saham Google akan naik terus.

Pendidikan di Indonesia

Saya yakin, di pilpres Indonesia tahun 2019, Capres Petahana atau Presiden Joko Widodo akan menang telak, saya pribadi akan memilihnya nanti, meski banyak sektor, terutama sektor ekonomi masyarakat kelas menengah bawah yg terjadi krisis.

Presiden Jokowi juga sudah mengatakan bahwa periode keduanya akan lebih fokus untuk membangun SDM, daripada membangun Infrastruktur yg ternyata ada komponen impornya yg membuat defisit perdagangan Indonesia.

Semoga Presiden Jokowi memperbaiki sektor pendidikan, meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, agar ranking Indonesia di PISA tidak lagi nomor dua dari bawah.

Pendidikan agama saya harapkan juga dikurangi, dan diganti dengan pendidikan math dan sains. Negara yg maju SDM-nya biasanya mempunyai pendidikan math yg bagus, seperti contohnya negara Russia, karena mereka mengutamakan pendidikan math, maka mereka juga unggul di sektor IT, hacker Russia itu terkenal hebat, selain itu Russia juga bisa punya mesin pencari dng Algoritma sendiri, yaitu Yandex, ataupun aplikasi messenger dng security paling bagus yaitu Telegram. Orang Russia juga menciptakan web server gratis dan ada juga yg versi berbayar, yaitu NGINX, dibaca Engine-X. Negara Latvia, bekas anggota Uni Soviet, juga bisa memproduksi sistem router paling praktis, mudah digunakan, dan cukup handal, yaitu Mikrotik.

Perkembangan Smartphone dan Game

Perkembangan Smartphone dan Game
Catatan Wawan Setiawan
——————————

Smartphone, yang menyatukan fungsi telephoni, komputing, pemutar music dan fotografi, mungkin awalnya digagas oleh Steve Jobs, CEO Apple. Ketika itu Apple memproduksi Iphone, Ipad, dan juga Ipod. Ipod adalah alat pemutar music digital, dan tersambung ke jaringan penjualan music milik Apple. Sedangkan Ipad adalah tablet yg berfungsi sebagai komputasi yg lebih simple, ukurannya ada yg sebesar buku, sehingga membaca PDF atau buku di Ipad cukup bagus, selain Ipad mempunyai teknologi “Retina Display”, dimana cahaya dari Ipad terkesan soft di mata kita.

Namun dunia semakin berkembang, setelah Steve Jobs meninggal, praktis sebenarnya tidak ada inovasi yg fundamental. Perkembangan Iphone, misalnya, hanya menawarkan fungsi scan wajah untuk security, atau FaceID. Namun, produsen smartphone lainnya, seperti Samsung, Huawei, Xiao Mi, Oppo, Vivo, ataupun Yotaphone dari Russia, saling memproduksi smartphone dengan kelebihan masing masing. Misal Yotaphone dari Russia mengenalkan smartphone dengan layar ganda, dan juga pemakaian koordinat atau GPS menggunakan Satellite Glonass Russia.

Saat ini, atau era tahun 2018, banyak sekali varian Smartphone, dengan feature-nya masing masing. Yang saya kagumi adalah saat ini merupakan era Smartphone juga berfungsi untuk Gaming. Aplikasi Gaming, dikenal membutuhkan features hardware yg specifikasinya musti bagus dan cepat, Gaming dulunya dimainkan di PC dengan specifikasi hardware yg bagus. Tapi era saat ini, smartphone juga akan sudah bisa digunakan untuk fungsi permainan atau Gaming yg biasanya berat. Sekitaran tahun 2015, juga ada aplikasi game Augmented Reality, yaitu Pokemon yg bisa diunduh untuk OS Android maupun IOS. Dan di tahun 2018 ini, Tencent, sebuah perusahaan IT atau digital dari China, akan melaunching game Ragnarok menjadi game yg bisa dimainkan di Smartphone.

Saya kira, kini adalah eranya gaming menggunakan Smartphone, dan Xiao Mi cukup tangkas didalam menghadapi perkembangan zaman, Xiao Mi konon membuat Smartphone BlackShark yg merupakan Smartphone dengan OS Android tercepat untuk kepentingan fungsi Gaming.

Tentang Apple

Tentang Apple

Mengapa Apple, meski disaingi oleh banyak perusahaan teknologi, terutama oleh Samsung Korea, dan perusahaan pembuat smartphone China, seperti HTC, Oppo, Xiao Mi, maupun Vivo, namun produk Iphone tetap laku meski harganya premium, dan sampai Apple memiliki kas sampai sekitar usd 230 billion, dan nilai kapitalisasi-nya telah mencapai usd 1 trillion, menjadikan Apple sebagai perusahaan dengan nilai kapitalisasi terbesar di dunia?

Saya pikir ini tidak lepas dari inovasi yg dilakukan oleh Apple, terutama dulu alm. Steve Jobs, yg mengkonsep Iphone dengan fungsi, fotografi, komputing, dan telephone, serta Ipad, yg mempunyai fungsi komputasi sederhana tapi cukup stabil jika dipakai.

Kata mendiang Steve Jobs, inovasi yg akan membedakan antara leader market dan follower market, dan Apple masih konsisten dengan inovasi-nya.

Sekilas tentang Uni Soviet

Sekilas tentang Uni Soviet.

Uni Soviet, meski menganut ekonomi Komunisme, tapi mereka telah menjadi negara dengan GDP terbesar kedua setelah Amerika, atau mereka terbesar di Eropa. Jadi, kalau melihat sejarah, tidak semua negara Komunis mempunyai GDP yg tinggi.

Uni Soviet juga banyak memberikan kredit atau uang bantuan misal ke Indonesia, Kuba, dan sejumlah negara Afrika. Persenjataan Indonesia di masa Bung Karno adalah bantuan Uni Soviet, dan Indonesia menjadi salah satu negara dengan militer terkuat di Asia, karena Uni Soviet juga memberikan teknologi termaju mereka ke Indonesia. Selain itu stadion Bung Karno dibangunkan oleh Uni Soviet karena Bung Karno ingin stadion seperti Luzhniki.

Di Uni Soviet, pendidikannya juga maju, terutama pendidikan mathematika dan sains fisika, tidak heran banyak ilmuwan Uni Soviet, yg akhirnya hijrah ketika Uni Soviet hancur.

Uni Soviet mengalami kollapse, setelah Mikhail Gorbachev melaksanakan Glasnost dan Perestroika, dan ekonomi Uni Soviet menjadi stagnan, dan terlalu banyak memproduksi senjata militer. Uni Soviet ketika itu juga mempunyai hutang yg besar, hutang ini akhirnya diwariskan ke Russia. Kollapse-nya Uni Soviet juga tidak lepas dari perang di Afghanistan dimana helicopter Soviet banyak yg rontok oleh rudal panggul Stinger buatan Amerika.